Pendidikan - Pragaan Daja Sumenep

Latest

Thursday, August 10, 2017

Pendidikan



Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan yang mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru dengan sendirinya dan akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan pekerjaan baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika sosial dan pola sosial individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Di lihat dari Tabel 2.3. yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Pragaan Daya.
Tabel 2.5.
Jumlah Penduduk Tamat Sekolah Berdasarkan Jenis Kelamin
Desa Pragaan Daya Tahun 2014.

No
Pendidikan
L
P
Jumlah
Prosentase (%)
1
Belum/Tidak Sekolah
459
580
1,039
9,9%
2
Tidak Tamat SD
2,452
2,878
5,330
5,4%
3
Tamat SD
697
987
1,684
18,9%
4
Tamat SLTP
459
292
751
7,5%
5
Tamat SLTA
266
176
442
4,4%
6
Diploma I/II
8
6
14
0,14%
7
Akademi/Diploma III
40
18
58
0,58%
8
Diploma IV/Strata I
185
114
299
2,99%
9
Strata II
5
1
6
0,6%
Jumlah
4.571
5.052
9.623
100%
Sumber : Data survey sekunder Desa Pragaan Daya Kecamatan Pragaan, Januari Tahun 2015

Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukkan bahwa di Pragaan Daya kebanyakan penduduk hanya memiliki bekal pendidikan formal pada level  tidak tamat pendidikan dasar 36,57% dan Pendidikan Menengah SLTP dan SLTA 23,57%. Sementara yang dapat menikmati pendidikan di Perguruan Tinggi hanya 2,40%.
Dari data di tabel, diketemukan fakta yang menarik yaitu jumlah laki-laki terdidik prosentasenya lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan, dalam prosentasenya laki-laki terdidik sebesar 31,81% sedangkan perempuan 30,74 %
Proporsi perempuan dapat mengenyam pendidikan berdasarkan jenis kelamin dibandingkan dengan dengan total jumlah penduduk yang tercatat di bulan Januari 2010 adalah sebagai berikut : Perempuan Tamat SD 19,22%; SLTP 7,03%; SLTA 3,69%;. Sementara perempuan yang dapat melanjutkan ke perguruan tinggi lebih sedikit dibandingkan laki-laki yaitu 0,80% berbanding 1,60%. Apabila dibandingkan dengan jumlah masing-masing jenis kelamin yang mendapatkan pendidikan, maka yang dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi adalah sebagai berikut : laki-laki 31,81% dan perempuan  30,74%.
Seperti yang ditampilkan dalam pembahasan sebelumnya yaitu jumlah penduduk berdasarkan usia dan jenis kelamin, tercatat jumlah perempuan usia produktif antara 20-49 tahun ada 48,58% dari jumlah total penduduk 2.248 jiwa. Dari jumlah tersebut yang tamat SLTA dianggap usia terendah 20 tahun berjumlah 9,25%.

No comments:

Post a Comment